Keunggulan dan kekurangan menggunakan software Optical Mark Recognition untuk ujian sekolah dibandingkan dengan ujian secara online.

Hasil ujian harus diumumkan dengan sangat cepat. Tidak menghabiskan banyak waktu para guru untuk memeriksa hasil ujiannya. Software penilaian siswa memungkinkan para guru untuk membuat ujian lebih sering agar dapat menilai kemampuan siswa dengan lebih cermat.

Keunggulan ujian secara online :

–       Soal ujian tidak perlu diprint dan difotokopi sebelum ujian berlangsung.

–       Bisa mengacak soal agar siswa tidak bisa menyontek.

–       Hasil ujian dapat dilihat langsung setelah ujian selesai.

–       Tempat penyimpanan soal dan hasil ujian yang terdahulu dan profil siswa disimpan disatu tempat.

–       Memungkinan soal dengan jawaban pendek dapat dinilai segera.

Kekurangan ujian secara online :

–       Sistem penilaian dengan komputer memerlukan biaya yang sangat mahal untuk pengadaan dan juga perawatan.

–       Dibutuhkan komputer sebanyak jumlah siswa dalam satu kelas. Juga dibutuhkan komputer-komputer cadangan jika terjadi kerusakan.

–       Sebagian siswa mungkin diuntungkan karena sudah terbiasa menggunakan komputer, sedangkan yang lain belum terbiasa.

–       Untuk menutup kemungkinan terjadinya kecurangan, perlu dibuat ruangan khusus untuk komputer agar siswa tidak dapat melihat layar komputer temannya.

–       Memerlukan banyak waktu dan persiapan sebelum ujian. Mengecek komputer yang error dan memastikan koneksi internet aman selama ujian berlangsung.

–       Perlu mengadakan pelatihan untuk guru-guru agar dapat mengoperasi sistem dengan baik.

Keunggulan software OMR

–       Software Optical Mark Recognition jauh lebih murah untuk pengadaannya. Kemudian dapat menggunakan komputer dan scanner yang sudah ada.

–       Tidak perlu komputer untuk setiap siswa

–       Dapat memeriksa hingga 30 lembar jawaban permenit. Tergantung pada kecepatan membaca scanner anda.

–       Optical Mark Recognition memiliki 99,9% akurasi saat membaca tanda di kertas ujian.

–       Bisa juga mengacak soal (membuat beberapa tipe soal) sehingga siswa tidak bisa menyontek jawabannya tetangganya.

–       Tidak seperti ujian secara online, OMR masih menggunakan kertas ujian, sehingga tidak ada siswa yang diuntungkan.

–       Hasil ujian dapat diolah menjadi data excel atau yang serupa.

–       Ada bukti ujian berupa lembar jawaban ujian yang bisa dijadikan bukti saat ada yang mempertanyakan hasil ujian.

–       Ujian dapat dilakukan di kelas. Tidak perlu ada ruangan komputer khusus.

–       Jika terjadi listrik padam atau koneksi internet terputus, tidak akan mengganggu jalannya ujian.

–       Jika listrik padam, kertas ujian dapat dikoreksi secara manual.

Kekurangan software OMR :

–       Hasil ujian, tidak dapat segera dilihat karena hasil dikoreksi dulu oleh scanner OMR.

–       Harga kertas lembar jawaban komputer yang mahal (Sekarang sudah tidak lagi dengan Scanner ljk SMR. Karena dapat menggunakan kertas biasa dan difotokopi, sehingga menghemat biaya).

–       Scanner bisa salah membaca tanda lingkaran jika mengisinya tidak sempurna. Sekarang sudah tidak harus melingkari sampai penuh dan tidak harus memakai pensil 2B jika anda memakai software OMR Smart Mark Reader.