Penderita disleksia banyak yang sukses jadi entrepreneuer. Bahkan di Amerika 1 dari 3 entrepreneur adalah penderita disleksia. Disleksia berasal dari bahasa Yunani yaitu “DYN” artinya susah dan “LEXIA” artinya tulisan. Disleksia berarti kesulitan membaca yaitu sulit mengenali huruf, menulis, dan mengeja.

Biasanya penderita disleksia sulit untuk bertahan di sekolah biasa karena mereka sulit membaca dan menulis. Pada umumnya mereka akhirnya drop out dari sekolah. Tapi penderita disleksia bukanlah pemalas dan bodoh. Mereka adalah orang-orang yang cerdas. Hanya saja karena tidak bisa membaca dan menulis mereka harus mencari cara lain untuk mendapatkan ilmu.

Sir Richard Branson belajar dengan cara mendengar. Beliau sangat pandai membuat orang mau berbicara banyak sehingga beliau banyak dapat ilmu-ilmu baru. Richard Branson juga keluar dari sekolah pada masa SMP dikarenakan beliau sangat kesulitan untuk mengikuti pelajaran di sekolah. Selain disleksia, Richard Branson juga menderita ADHD.

Penderita disleksia juga memiliki leadership yang jauh lebih baik dari orang normal karena mereka harus belajar mendelegasikan pekerjaan dari umur yang sangat muda. Mereka belajar untuk menutupi kekurangan mereka dengan membangun tim disekeliling mereka.

Sebagai orang tua dan guru kita harus mengarahkan mereka untuk mengenali kekuatan mereka sehingga mereka tidak menjadi korban sistem pendidikan yang sangat monoton dan hanya untuk anak-anak normal.

Sumber : scannerperiksanilai.com